KARYA SENI PALING TUA

KARYA SENI PALING TUA

Hasil penelitian arkeologi menyebutkan bahwa Nusantara merupakan tempat kelahiran karya seni paling tua dalam sejarah peradaban umat manusia. Situs Leang Karampuang di Maros, Sulawesi Selatan menyajikan karya seni leluhur orang Nusantara yang secara penanggalan diperkirakan lahir 51.200 tahun yang lalu. 

Hal ini berbanding terbalik dengan kelahiran aksara Nusantara yang datang di waktu yang sangat telat. Bukti arkeologis berbentuk tulisan tertua di Nusantara sejauh ini adalah Prasasti Yupa di Kutai, Kalimantan Timur. Prasasti yang ditulis sekitar abad ke-4 Masehi ini meminjam aksara Pallawa yang berasal dari India Selatan, tepatnya dari bangsa Tamil. Kemudian, aksara ini menurunkan aksara-aksara lainnya di Nusantara seperti carakan dari Jawa atau kaganga dari Sumatera.

Selain itu, data-data primer yang sempat tertata rapih di akhir era Hindu Buddha, kemudian mulai vakum lagi di era transisi Nusantara ke Islam. Hal ini menyebabkan sejarawan yang ingin meneliti sejarah panjang Nusantara sedikit kesulitan menemukan sumber sejarah berbetuk laporan yang asli dari Nusantara. Sejarawan biasanya hanya mampu meneliti lewat catatan-catatan China, Arab, India, ataupun Eropa yang menyebutkan tentang Nusantara secara kurang rinci.

Alhasil, dalam pencatatan sejarah Nusantara, lahirlah asumsi-asumsi untuk menambal plot hole sejarah kita yang seringkali rancu. Hal-hal ini sering dimanfaatkan oleh tangan-tangan tak beradab yang mengarang sendiri sejarah versi mereka untuk memuaskan ego kelompok atau ego pribadi mereka sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DAYAK KAMANG KALBAR

BENTENG KRATON BUTON

FAKTA MENARIK DARI SUKU SUNDA